Pengertian
Sebelum lebih jauh membahas mengenai umroh mabrur, ada baiknya kita membahas pengertaiannya terlebih dahulu. Dalam syarah Muslim yang dituliskan oleh Imam Nawawi, “Haji mabrur itu ialah haji yang tidak dikotori oleh dosa, atau haji yang diterima Allah swt., yang tidak ada riya, tidak ada sum’ah tidak rafats dan tidak fusuq.” Selain pengertian di atas, ada pengertian lain yang diutarakan oleh Syekh Muhammad Nashiruddin al-Albani, beliau berkata : "Haji mabrur yaitu haji yang tidak tercemar oleh perbuatan dosa sedikit-pun". sedangkan pengertian mabrur menurut Imam Al-Qurtubi adalah haji yang telah terpenuhi setiap hukumnya dan telah terpenuhu setiap aktivitas didalamnya (rukun haji dan umroh) yang diwajibkan kepada seluruh mukallaf secara lengkap. Singkatnya, haji atau umroh yang mabrur adalah haji atau umroh yang telah terpenuhi setiap rukunnya tanpa tercemar oleh dosa-dosa seperti sum’ah, riya, rafats dan fusuq.Kenapa Harus Mendapatkan Haji dan Umroh Mabrur?
Sekarang pertanyaannya adalah kenapa kita harus mengusahakan umroh atau haji kita mabrur? Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dari Jabir, haji mabrur tidak mendapatkan balasan selain surga. Teks hadis sebagai berikut :الحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة
Artinya” tiada ganjaran untuk haji mabrur selain surga” (H.R Bukhori) Selain itu haji mabrur merupakan salah satu 3 amalan terbaik yang disebutkan oleh Rasulullah dalam sebuah hadis Shahih. berikut nash hadisnya:عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم: أي الأعمال أفضل؟ قال: إيمان بالله ورسوله، قال: ثم ماذا؟ ق ال: الجهاد في سبيل الله، قال: ثم ماذا؟ قال: حج مبرور.
Artinya: “Dari Abu Hurairoh R.A, Rasulullah SAW pernah mendapatkan pertanyaan “Amalah apa yang paling baik?” Rasulullah berkata “Iman kepada Allah dan Rausulullah”, “lalu apa ya Rasul?”, “Jihad di jalan Allah”, “lalu apa ya Rasulullah? “haji Mabrur”. Bukan hanya itu saja, dalam artikel tentang kenapa kita harus umroh, kita membahas bahwasannya derajat haji dan umroh setara dengan jihad di jalan Allah. Jadi, dapat kita ambil kesimpulan bahwa haji ataupun umroh yang mabrur senilai dengan pahala orang yang berjihad di jalan Allah. Dari seluruh alasan kenapa harus mendapatkan haji atau umroh mabrur di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa setiap jamaah haji atau umroh yang mabrur akan mendapatkan kemuliaan setara dengan mujahid di jalan Allah sekaligus mendapatkan jaminan surga di hari akhir kelak. wallahu a’lamٍSyarat Haji dan Umroh Mabrur
Setelah memahami pengertian sekaligus fadhilah dari haji maupun umroh mabrur, kita perlu membahas mengenai syarat haji mabrur. berikut beberapa syaratnya :- Niat yang Tulus
- Rezeki yang Halal
- Pelaksanaan sesuai Tuntunan Rasulullah
- Menjaga Lisan
Ciri-Ciri Haji atau Umroh Mabrur
Sekarang, mari kita membahas bersama apa saja ciri-ciri haji atau umroh mabrur. Para ulama merumuskan ada beberapa tanda haji mabrur.ومن علامات الحج المبرور طيب المعشر، وحسن الخلق، وبذل المعروف، والإحسان إلى الناس بشتى وجوه الإحسان، من كلمة طيبة، أو إنفاق للمال، أو تعليم لجاهل، أو إرشاد لضال، أو أمر بمعروف أو نهي عن منكر،
Artinya: “diantara tanda-tanda haji mabrur adalah menjadi pribadi yang baik selepas haji atau umroh, memiliki akhlak yang mulia, mengamalkan segala hal yang ma’ruf atau baik, selalu berbuat baik kepada sesama tanpa pamrih, senantiasa menginfakkan hartanya, mengajarkan kebaikan kepada orang-orang yang belum mengetahui, menunjukkan kebenaran bagi orang-orang yang masih tersesat, senantiasa menjalankan Amr ma’ruuf nahi Munkar”- Menjadi pribadi yang baik selepas haji
- Memiliki akhlak yang mulia
- Mengamalkan segala hal yang ma’ruf atau baik
- Selalu berbuat baik kepada sesama tanpa pamrih
- Senantiasa menginfakkan hartanya
- Mengajarkan kebaikan kepada orang-orang yang belum mengetahui
- Memiliki dorongan untuk menunjukkan kebenaran bagi orang-orang yang masih tersesat
- Senantiasa menjalankan Amr ma’ruuf nahi Munkar